Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Umrah Saat Pandemi

Data PeduliLindungi Jemaah Umrah Bakal Diintegrasikan dengan Aplikasi Tawakalna

Kemenkes koordinasi dengan Arab Suadi soal integrasi data PeduliLindungi jemaah umrah dengan aplikasi Tawakalna.

Data PeduliLindungi Jemaah Umrah Bakal Diintegrasikan dengan Aplikasi Tawakalna
SPA Via Arab News
Jamaah mengunjungi Masjidil Haram di Makkah. Selama 10 hari pertama Ramadan tak kurang 1,5 juta orang berkunjung 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, Nur Arifin, mengatakan Kementerian Kesehatan Indonesia berkoordinasi dengan Arab Saudi untuk mengintegrasikan data PeduliLindungi jemaah umrah dengan aplikasi Tawakalna.

Integrasikan data ini dibahas dalam rapat antara Kemenag dan Kemenkes RI untuk membahas skema akses data jemaah umrah pada aplikasi PeduliLindungi.

Langkah ini dilakukan agar data jemaah dapat dibaca oleh otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat penyelenggaraan ibadah umrah.

“Dalam rapat juga diinformasikan bahwa saat ini Kemenkes RI sedang berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait integrasi data PeduliLindungi dengan aplikasi Tawakalna,” kata Nur Arifin, dilansir dari laman Kemenag, Rabu (13/10/2021).

Aplikasi Tawakalna adalah aplikasi resmi yang disetujui Kerajaan Arab untuk membatasi penularan virus corona bagi warga di negara tersebut.

Aplikasi ini diluncurkan sejak Juni 2020 lalu itu memiliki fitur sebagai paspor kesehatan online terkait vaksin dan mengelola perizinan selama jam malam yang berlaku di Arab Saudi.

"Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada kesepakatan, Kemenkes setuju untuk membuka data pada aplikasi PeduliLindungi dalam rangka mendukung penyelenggaraan ibadah umrah," ujar Nur Arifin.

Ia mengatakan, rapat bersama ini digelar untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan jika akses jemaah Indonesia untuk beribadah umrah sudah dibuka oleh Arab Saudi.

Kesiapan itu utamanya pada aspek akses data dan penggunaan aplikasi.

Sebab, teknis penyelenggaraan umrah di masa pandemi banyak memanfaatkan layanan sistem informasi.

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas