Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

DPP PPP Terjunkan Tim Tanggap Bencana hingga Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melepas tim tanggap bencana beserta bantuan yang ditujukan untuk membantu korban gempa bumi Cianjur.

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
zoom-in DPP PPP Terjunkan Tim Tanggap Bencana hingga Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
Istimewa
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melepas tim tanggap bencana beserta bantuan yang ditujukan untuk membantu korban gempa bumi Cianjur. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melepas tim tanggap bencana beserta bantuan yang ditujukan untuk membantu korban gempa bumi Cianjur.

Adapun bantuan diharapkan bisa meringankan beban para korban gempa bumi.

Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono mengatakan, tim tanggap bencana DPP PPP terdiri dari badan otonom (banom) partai seperti Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Gerakan Pemuda Kabah (GPK), dan Angkatan Muda Kabah (AMK).

Mereka akan menjalankan salah satu misi PPP yaitu melayani umat.

“Di samping sudah ada tim dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat, saya berangkatkan tim dari DPP PPP. Mereka adalah banom tergabung dalam tim siaga tanggap bencana dan akan menjalankan misinya untuk melayani umat yang sedang tertimpa musibah di Cianjur,” kata Mardiono di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Mardiono menyebut, selain memberikan bantuan dalam bentuk material, DPP PPP juga memberikan dana yang nantinya bisa digunakan untuk membantu para korban gempa bumi.

Dana tersebut akan digunakan oleh tim tanggap darurat dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

“Selain sembako, selimut, terpal, dan obat-obatan kami juga menitipkan beberapa dana yang dipersiapkan untuk operasional. Itu akan menyesuaikan kebutuhan di sana, seperti membantu kebutuhan dapur umum, membagikan nasi bungkus, dan lainnya yang sedang diperlukan,” ungkapnya.

Eks Wantimpres itu berharap agar bantuan dari partai berlambang Kabah ini bisa meringankan para korban bencana dan Cianjur bisa kembali pulih pascagempa.

“Semoga tim tanggap bencana dan bantuan yang diberikan bisa membantu para korban. Serta para korban diberikan kesabaran dan kepulihan,” tutupnya.

Sebelumnya,
Satu orang warga yang sebelumnya terdata hilang dalam musibah gempa Cianjur, ditemukan meninggal dunia oleh tim gabungan hari ini Kamis (24/11/2022). Penemuan jenazah korban dikonfirmasi oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

"Hari ini satu jenazah ditemukan. 272 meninggal dunia,165 telah diidentifikasi by name by adress, 107 jenazah masih terus diidentifikasi. Sementara itu korban luka-luka 2.046 orang, warga mengungsi 62.545 orang," ujar Suharyanto.

ia menambahkan, masih ada korban hilang di satu wilayah desa akibat tertimbun longsor yang terjadi pascagempa.

"Korban hilang 39 di Cijedil, Kecamatan Cugenang akibat longsor, tujuh diantaranya orang sedang melintas dan ada saksi mata yang melihat," jelasnya.

"39 jiwa ini sudah teridentifikasi nama dan alamatnya," lanjutnya.

Pihaknya kata Suharyanto masih melakukan pendataan kerugian materil akibat gempa tersebut. Pemerintah menerima laporan dari desa dan camat langsung ke posko utama.

"Total rumah rusak 56.311, rusak berat 22.267 unit, rusak sedang 11.836 unit dan rusak ringan 22.208 unit. Data ini akan diverifikasi dengan batasan yang sudah ada, ada Permen PUPR tentang spesifikasi kategori rumah rusak," kata Suharyanto.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas